Blog

Monday, May 20, 2013

Magelang Book Fair 2013: Paseduluran Lintas Komunitas

Stand Magelang Book Corner, sekarang ganti nama jadi Membaca Magelang :)
Minggu, 19 Mei 2013, PERDU menghadiri Magelang Book Fair di gedung Tri Bhakti Kota Magelang. Siang itu, bertepatan dengan launching buku Membaca Magelang yang diterbitkan oleh Magelang Book Corner. Buku tersebut adalah kesaksian 44 orang tentang Magelang.

Monday, April 29, 2013

Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika

Berikut ini ialah data tentang Konferensi Asia Afrika yang ditulis secara ringkas. Tulisan ini kami buat ketika mendapat tugas dari Bu Setyowati di SMP Negeri 4 Kota Magelang. Semoga bermanfaat [:D




Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika
Anggota Kelompok 8 :
Dindia Eka/12
Junike Saputri/20
Nur Fahmia/27
Vini Maya/34 


Wednesday, April 3, 2013

Teater SMAN 1 Kota Magelang ke UAD


Kami adalah teater Gingsul SMAN 1 Kota Magelang. Guru teater kami adalah Triman Laksana. Pada tanggal 13 Februari 2013 lalu, kami diundang sebagai pengisi acara pembahasan antologi Kepada Tanah milik Pak Triman di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Ini posternya :)
Kami mendramatisasi puisi Kepada Tanah, kami latihan hanya sekitar tiga kali pertemuan. Selain latihan di kelas X6 SMAN 1 Magelang, kami sempat latihan dan berdiskusi di rumah Pak Triman, di Citran, Paremono, Kabupaten Magelang.

Saturday, February 9, 2013

Perbedaan Budaya Barat Dan Budaya Indonesia

Saya akan mencoba membagikan tugas yang saya kerjakan
saya kelas 1 SMP di SMPN 4 Kota Magelang, banyak kekurangan pastinya, hehe...saya tunggu komentarnya yaa [:D

1.    AGAMA
Masyarakat Indonesia memeluk agama Islam, Hindu, Buddha, serta keyakinan animisme dan dinamisme sebelum kedatangan bangsa asing. Agama baru yang dikenalkan mereka adalah Kristen Katolik yang dibawa oleh kaum Portugis yang disebut misionaris, serta agama Kristen Protestan oleh Belanda yang disebut zendeling.
Penyebar Kristen Katolik yang terkenal ialah, Fransiscus Xaverius. Ia seorang Portugis. Ia menyebarkan agama Kristen Katolik dengan membawa lonceng di tangannya, mengumpulkan warga, dan memerintah kepada pengikutnya untuk mengajarkan kepada orang lain secara berturut-turut. Xaverius juga berhasil membaptis ribuan orang di wilayah Maluku. Agama Kristen Katolik berkembang di Maluku, NTT, Sulawesi Utara, Pulau Siau dan Sangir.
Golongan pembaharu Kristen memisahkan diri dari Gereja Katolik Romawi disebut Protestan. Para penyebar agama ini deisbut zendeling. Merka adalah orang Belanda. Mereka juga mendatangkan guru-guru Injil dan pendeta-pendeta dari Belanda, mendirikan sekolah-sekolah, dan membiayai upaya penerjemahan Injil ke dam bahasa setempat.
Agama baru tersebut berkembang di Indonesia bagian timur. Kedua agama ini memiliki gedung tempat ibadah yang disebut gereja. Seni bangun gereja Katolik mengikuti gaya Romawi dan Gotik, sementara Kristen mengikuti tradisi arsitektur masyarakat setempat.